BREAKING NEWS

Disdik Semarang Bakal Evaluasi Sejumlah SD Negeri yang Sepi Peminat pada PPDB 2026



Semarang — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sejumlah Sekolah Dasar (SD) Negeri di wilayahnya yang tercatat sepi peminat dan minim mendapatkan siswa baru pada pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2026.

Langkah ini diambil guna memetakan penyebab pasti minimnya pendaftar serta menentukan solusi jangka panjang bagi keberlangsungan proses belajar mengajar di sekolah-sekolah tersebut, sebagaimana dilaporkan oleh Kompas.com.

Fenomena Sekolah Kekurangan Murid Baru

Berdasarkan data dan laporan pemberitaan Kompas.com, beberapa SD Negeri di Kota Semarang mencatatkan jumlah pendaftar ulang yang jauh dari kuota atau daya tampung ideal yang disediakan. Kondisi ini membuat sejumlah sekolah terancam hanya memiliki sedikit murid untuk tahun ajaran baru.

Fenomena kekurangan murid pada sekolah negeri di tingkat dasar sejatinya dipengaruhi oleh berbagai faktor dinamis di masyarakat, mulai dari pergeseran demografi warga, jumlah anak usia sekolah di area sekitar lokasi yang menurun, hingga tingginya kompetisi dengan lembaga pendidikan swasta di sekitarnya.

Langkah Evaluasi dan Opsi Penggabungan Sekolah

Pihak Dinas Pendidikan Kota Semarang menegaskan akan mengkaji secara mendalam kondisi di setiap sekolah yang terdampak. Evaluasi ini mencakup peninjauan ulang sistem zonasi, pemetaan sebaran pemukiman warga, hingga efektivitas operasional sekolah.

Jika dalam proses evaluasi ditemukan bahwa jumlah siswa di suatu sekolah sudah tidak memadai untuk menjalankan proses pembelajaran secara efektif, Disdik Semarang membuka peluang untuk mengambil langkah strategis, salah satunya melalui skema penggabungan sekolah (regrouping). Langkah penggabungan ini bertujuan agar distribusi tenaga pendidik, anggaran operasional, serta fasilitas pendidikan dapat berjalan lebih optimal dan efisien.

Memastikan Hak Pendidikan Siswa Tetap Terjamin

Meski sejumlah sekolah mengalami kekurangan murid baru, Dinas Pendidikan menjamin bahwa seluruh calon siswa yang telah terdaftar dan diterima akan tetap mendapatkan hak pendidikannya secara maksimal. Proses pembelajaran untuk tahun ajaran baru dipastikan tetap berjalan sesuai dengan kalender pendidikan yang berlaku.

Hasil evaluasi dari Disdik Kota Semarang nantinya akan menjadi dasar acuan dalam pembenahan tata kelola penerimaan murid serta penataan sarana pendidikan dasar di Kota Semarang pada masa mendatang.

Excerpt

Dinas Pendidikan Kota Semarang menyiapkan langkah evaluasi mendalam terhadap sejumlah SD Negeri yang mengalami krisis murid baru pada PPDB 2026. Solusi penataan hingga opsi regrouping kini tengah dikaji demi efisiensi pendidikan.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar